apache2 reverse proxy

Panduan singkat sebagai pengingat untuk memanfaatkan apache2 sebagai reverse proxy.

tambahkan modul proxy, dan proxy_http

a2enmod proxy
a2enmod proxy_http

restart apache
apache2ctl restart

edit virtualhost (/etc/apache2/sites-available/default.conf)
<VirtualHost *:80>
ServerAdmin nobody@no.com
ServerName pdf.domain.com
DocumentRoot /var/www/pdf/controller
ErrorLog /var/log/apache2/pdf-error.log
CustomLog /var/log/apache2/pdf-access.log common
<Directory /var/www/pdf/controller>
Allow From All
</Directory>
ProxyRequests Off
ProxyPreserveHost On
# <Proxy *>
# Order deny,allow
# Allow from all
# </Proxy>
ProxyPass / http://10.0.1.91:80/pdf/controller/
ProxyPassReverse / http://10.0.1.91:80/pdf/controller/
</VirtualHost>

reload konfigurasi apache

#apache2ctl graceful

Instalasi Cacti

instalasi cacti dan snmp di monitoring server :
1. instalasi debian squeeze 64 bit pada proxmox
2. Instalasi snmpd snmp mysql-server apache2 libapache2-mod-php5 php5-mysql php5-cli php5-snmp

3. Konfigurasi /etc/default/snmpd pada bagian SNMPDOPTS= ditambahkan 127.0.0.1 menjadi :
SNMPDOPTS=’-Lsd -Lf /dev/null -u snmp -g snmp -I -smux -p /var/run/snmpd.pid 127.0.0.1′

4. Buat salinan Konfigurasi /etc/snmp/snmp.conf kemudian hapus isi /etc/snmp/snmpd.conf dan tambahkan grup monolog kedalamnya
5. Restart snmpd
6. Pengujian dengan snmpwalk
7. Instalasi cacti

Konfigurasi klien cacti :
1. Instalasi snmp dan snmpd
2. Buat salinan Konfigurasi /etc/snmp/snmp.conf kemudian hapus isi /etc/snmp/snmpd.conf dan tambahkan grup monolog kedalamnya
3. Restart snmpd
4. Pengujian dengan snmpwalk

Konfigurasi cacti :
1. Buka halaman cacti menggunakan web browser
2. Masukkan password untuk user admin
3. masuk ke halaman console pilih “new devices”
4. Tambahkan klien yang akan dipantau aktifitasnya ( misal: server Garuda, server Merak dll)
5. klik tombol “create” pada akhir halaman
6. Pilih “New graph” pada panel di sebelah kiri
7. Tambahkan perangkat yang akan dipantau aktifitasnya ( misal: eth0, Memmory, Processor dll)
8. klik tombol “create” pada akhir halaman
9. kemudian pantau penggunaan perangkat melalui grafik dengan memilih tab “graph”

Kelas Pemaketan Blankon

Dua hari yang lalu saya ga ikutan kelas pemaketan blankonnya pak aftian, pas buka irc ternyata masih ada lognya, jadinya iseng – iseng belajar pemaketan blankon pagi – pagi buta, setelah disarikan kira – kira ada 9 langkah untuk memulai belajar pemaketan blankon berikut rangkumannya

Persiapan :

1. Install paket pendukung

kaka@kapuas:~/pemaketan$ sudo apt-get install devscripts cdbs build-essential fakeroot debhelper gnupg pbuilder dh-make dpkg-dev ubuntu-dev-tools git

2. unduh berkas latihan dari repositorinya pak aftian

kaka@kapuas:~/pemaketan$ git clone https://github.com/aftian/package-template.git

Proses :

3. masuk ke direktori package-template/ edit berkas vim debian/control menjadi seperti debian/contol ubah seperti ini http://tempel.blankon.in/512406

kaka@kapuas:~/pemaketan$ cd package-template/

kaka@kapuas:~/pemaketan/package-template$ vim debian/control

kaka@kapuas:~/pemaketan/package-template$

dalam praktek saya latihan-blankon saya ganti dengan latihan-pemaketan

4. Buat 1 berkas di luar folder debian dengan nama kita sendiri

kaka@kapuas:~/pemaketan/package-template$ touch latihan-kaka

5.Sunting berkas debian/install isi dengan nama-berkas-yang-dibuat-tadi /usr/share/latihan-pemaketan

kaka@kapuas:~/pemaketan/package-template$ echo “latihan-kaka /usr/share/latihan-pemaketan” > debian/install

6. lakukan perintah dch -i kasih keterangan menambahkan berkas nama saya sendiri

kaka@kapuas:~/pemaketan/package-template$ dch -i

package-name ganti ke latihan-pemaketan

latihan-pemaketan (0.1+nmu2) UNRELEASED; urgency=low

  [ Rahman Yusri Aftian ]

  * Non-maintainer upload.

  * kaka

  [  ]

  *

 —  <kaka@kapuas>  Thu, 11 Sep 2014 03:18:20 +0700

7. Hapus : debian/patches/ debian/source/

8. edit debian/rules dari :

#!/usr/bin/make -f

include /usr/share/cdbs/1/rules/debhelper.mk

# Remove this line there is no patch

include /usr/share/cdbs/1/rules/simple-patchsys.mk

# This is optimized for packages using autotools

include /usr/share/cdbs/1/class/autotools.mk

# Remove this if there is no autogen.sh

#

#update-config::

#       aclocal

#       autoconf -f

#       autoheader -f

#       automake -acf

#       libtoolize -cf

#

# Or use this instead if there is autogen.sh

#

#update-config::

#   ./autogen.sh

#

menjadi

#!/usr/bin/make -f

include /usr/share/cdbs/1/rules/debhelper.mk

# Remove this line there is no patch

#include /usr/share/cdbs/1/rules/simple-patchsys.mk

# This is optimized for packages using autotools

#include /usr/share/cdbs/1/class/autotools.mk

# Remove this if there is no autogen.sh

#

#update-config::

#       aclocal

#       autoconf -f

#       autoheader -f

#       automake -acf

#       libtoolize -cf

#

# Or use this instead if there is autogen.sh

#

#update-config::

#   ./autogen.sh

#

~             

8. Buat paket binari dengan perintah

kaka@kapuas:~/pemaketan/package-template$ dpkg-buildpackage -rfakeroot

Uji coba :

9. test instalasi ke sistem :

kaka@kapuas:~/pemaketan/package-template$ cd ..

kaka@kapuas:~/pemaketan$ dpkg -i  latihan-pemaketan_0.1+nmu1_all.deb

nah akhirnya selama proses belajar muncul banyak pertanyaan, kenapa begini, kenapa begitu, masalahnya ini pagi-pagi buta waktu dimana semua primata tidur seharusnya. dan saya saat ini satu satunya primata yang masih di depan laptop di ruangan ini.

Belajar butuh belajar

Dulu sekali saat masih sekolah, sering saya berfikir sebenarnya apa yang dimaksud belajar itu, bagaimana cara belajar, bagaimana bisa guru – guru itu bisa menyuruh semua anak didiknya untuk belajar sementara ada orang bodoh macam saya yang harus mencari makna apa itu belajar, dan bagaimana kawan-kawan saya dengan mudah mengerti apa itu belajar.

Awal mengenyam bangku pendidikan, saya merasa mudah sekali melaluinya karena tidak ada paksaan untuk belajar sehingga saya tidak perlu mencari definisi belajar. Saat itu semua terasa mudah saya hanya senang membaca saja dan tidak perlu menerjemahkan apa makna belajar sesungguhnya semua saya lakukan dengan acak tapi menyenangkan. Sampai akhirnya ada paksaan otak saya untuk memahami apa arti belajar.

Hal yang sama terjadi saat mulai belajar tentang IT, profesi yang coba saya geluti belakangan semenjak saya lulus dari fakultas kehutanan. Semua terasa mudah ketika saya membuat masalah dan menemukan solusi secara acak dari bantuan dunia maya dan komunitas.

Dalam dunia profesional menurut saya sangat penting menguasai konsep-konsep pokok dalam bidang yang kita geluti. Menghabiskan waktu untuk mencari solusi jangka pendek seringkali tidak menyelesaikan masalah bahkan menimbulkan permasalahan baru yang lebih kompleks. Saat permasalahan timbul kita harus mundur 4 hingga 5 langkah bahkan lebih untuk menemukan akar permasalahan, untuk itu menjadi pembelajar aktif sangat diperlukan terutama dalam bidang yang terus berkembang.

Belajar adalah proses memahami yang dilakukan secara berulang, belajar dimulai dengan penggalian minat, merangsang otak untuk mencari rantai sistematika cara berfikir mengenai sebuah topik. Diharapkan setelah kita selesai mempelajari sebuah topik kita dapat memecahkan permasalahan sesuai dengan pokok permasalahannya, maka dari itu belajar memerlukan latihan secara bertahap. Disitulah kita dapat menilai diri seberapa siap kita menerjemahkan permasalahan, saat ini banyak kekacauan dikarenakan kesalahan menerjemahkan masalah, yang membuat kita terjebak untuk menyelesaikan permasalahan yang salah.

Selain itu hasil belajar seharusnya dapat menterjemahkan seberapa mampu seseorang untuk merencanakan sesuatu, menyederhanakan permasalahan, dan menyelesaikan permasalahan yang timbul.

Dalam belajar kita perlu mengasah kekuatan fokus pikiran terhadap topik yang sedang kita pelajari, tingkat adaptasi terhadap perubahan tema dan kemampuan memahami dan menyusun sistematika rantai permasalahan. Hal tersebut bisa dilakukan dengan membuat tulisan tulisan pendek seusai mempelajari suatu hal.

Ternyata masih banyak yang belum saya lakukan untuk belajar dan belajar ternyata butuh belajar, selamat belajar

GNU Parallel ( Sebuah Uji Coba )

Anggaplah saya memiliki sebuah tugas yang mendesak dan harus diselesaikan dengan cepat, untuk mengumpulkan data klimatologi, data yang harus saya kumpulkan tentunya relatif banyak meskipun ukuran data dari sumber sebenarnya relatif kecil, tetapi secara akumulatif data tersebut biasanya menjadi besar. sebagai seorang pemulung professional saya harus menemukan metoda yang paling efisien untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.

Semalaman kemarin saya membaca sebuah manual mengenai suatu perangkat lunak yang memungkinkan kita mendistribusikan pekerjaan yang mungkin dikerjakan secara parallel baik dalam satu komputer ataupun lebih, di http://www.gnu.org/software/parallel/man.html. dari pemaparan dalam manual tersebut meyakinkan saya bahwa inilah perangkat yang saya cari.

Penggunaan dasarnya tidak terlalu sulit, jika kita terbiasa menggunakan xargs ataupun tee, bahkan sebagai panduan awal penulis manual memberikan panduan berupa video. panduan tersebut cukup membantu dalam proses perkenalan saya dengan perangkat lunak ini.

akhirnya sebagai uji coba saya melakukan pengunduhan file yang berlokasi di ftp://disc2.nascom.nasa.gov/data/TRMM/VIRS_Fire/data/ saya kurang paham data apa yang ada disana namun yang jelas data-data tersebut memenuhi syarat sebagai sarana ujicoba saya yaitu jumlah file tidak terlalu banyak (150 file) dengan besar sekitar (3 MB). kemudian saya mempersiapkan duabuah lingkungan ujicoba yang didalamnya terpasang Sistem operasi Linux, lynx, dan Gnu Parallel sebuah lingkungan menggunakan  distro Ubuntu natty dual core processor, sistem kedua menggunakan distro Blankon Ombilin

Instalasi lynx dapat dilakukan dengan “$sudo apt-get install lynx” sedangkan untuk instalasi GNU Parallel karena didalam repositori tidak tersedia maka lakukan unduh dan kompilasi manual. setelah semua terpasang dengan baik, kemudian saya melakukan konfigurasi layanan ssh supaya kedua mesin saya dapat berkomunikasi dengan mudah, karena percobaan yang akan saya lakukan kali ini akan mendistribusikan pekerjaan mirror data kepada dua komputer. selanjutnya saya membuat one line script sebagai berikut :

lynx -listonly -dump ftp://disc2.nascom.nasa.gov/data/TRMM/VIRS_Fire/data/ | egrep -o “ftp(.)*” | parallel -j+0  –sshlogin Ombilin,: –trc VIRS_Fire/data/ wget -nH –cut-dirs=2 -m {} \;

skrip ini di eksekusi di lingkungan Ubuntu natty dan Blankon Ombilin sebagai slave, menurut manual operasi seperti ini dapat dilakukan di banyak server, akan saya coba berikutnya.

Penjelasan dari proses yang terjadi kurang lebih adalah :

  1. lynx akan mengambil daftar berkas yang akan di unduh
  2. kemudian karena daftar yang dihasilkan oleh lynx belum bersih maka dilakukan penyaringan dengan egrep dan regular expression
  3. setelah itu data keluaran akan di parsing untuk dilakukan pengunduhan secara parallel dengan memanfaatkan sebanyak mungkin proses yang mungkin dibuat (-j+0) , di server lokal dan server Ombilin, perintah dikirimkan ke server ombilin adalah perintah pengunduhan dengan metode mirroring ( “ wget -nH –cut-dirs=2 -m {} \;” ), apabila pengunduhan telah selesai maka data yang dikerjakan di server Ombilin yang berlokasi di (“VIRS_Fire/data/”) akan dikirimkan kembali ke server lokal dan kemudian data dalam direktori tersebut di server ombilin akan dibersihkan.
  4. dan pada akhirnya data terkumpul seluruhnya di server lokal

Happy Hacking, :D

Mainstream

Beberapa tahun yang lalu seusai sidang praktek kerja lapangan, saya terlibat sebuah diskusi pendek dengan seorang dosen penguji. Saat itu saya telah menjalani praktek kerja lapang disebuah BUMN yang bergerak di bidang pertambangan.

Dosen tersebut menanyakan setelah kamu melihat yang ada di lapangan dan kamu pelajari di kampus, kelak setelah kamu lulus kamu akan bekerja di bidang apa? Pertambangan atau Kehutanan? Dengan diplomatis saya pun menjawab, tergantung mana nanti yang lebih menguntungkan buat saya pak, setelah itu sang dosen pun menimpali wah kamu ini ga punya mainstream.

Saat itu saya berfikir kenapa harus ikut mainstream? Bukankah setiap orang boleh kemana saja? Memang betapa bodohnya saya ini menjawab sekenanya seperti itu,dan akhirnya hal tersebut terngiang terus menerus sampai beberapa waktu yang lalu.

Ada sebuah iklan di televisi,iklan provider telekomunikasi yang saya ingat dalam iklan tersebut ada seorang pemuda yang berkata “hidup ini bebas, asal mengikuti pilihan yang ada” kata – kata tersebut menggelitik, mengingat berbagai pemikiran acak yang muncul dikepala belakangan.

Mainstream pada awalnya saya memahaminya sebagai sebuah arus tunggal yang membawa semua serpihan serpihan yang mudah terbawa disekitarnya. Dengan pemahaman ini seandainya kita menjadi orang yang menentang arus akan menjadi pusat perhatian. Ya sebagian orang akan menganggap bodoh, sebagian yang lainnya akan menganggap keren. Tapi model ini jelas akan menyita banyak energi.

Setelah beberapa waktu saya menemukan definisi alternatif, lagi lagi menurut saya sendiri, mainstream bukanlah sebuah arus tunggal, akan tetapi mainstream adalah arus dalam kanal kanal kecil yang nantinya akan bertemu di saluran yang lebih besar.

Ya begitu banyaknya kata serapan dalam bahasa indonesia menyebabkan kita kadang harus sok tahu supaya ga di cap bego. Menyedihkan memang demi menjaga gengsi kita harus mempertahankan kebodohan ini dengan segala cara.

Maka apa dampaknya bagi kehidupan? Belakangan setelah saya menemukan definisi alternatif mainstream buat saya sendiri,saya mengerti mengapa dosen itu mengeluarkan pernyataan itu, ya itupun kalau definisi kedua tadi kami sepakati bersama tentunya.

Bagaimanapun kita tidak bisa terlepas dari arus utama, bayangkan berapa besar energi yang dibutuhkan untuk membuat sebuah arus utama. Pastilah melelahkan, tidak banyak orang yang sukses membangun arusnya, beberapa orang mengikuti arus yang ada, beberapa orang yang lain membangun arusnya bersama kelompok masing – masing. Sisanya jadi kelompok pembenci arus yang ada yang berarti mereka sebenarnya membangun arus utama juga, Jadi siapa yang sebenarnya tidak menyukai mainstream?

Monitoring EMR (Ecological Mangrove Restoration)

Setelah hari ini melakukan penerawangan terhadap manual EMR yang saya dapat dari website mangroveactionproject.org ada beberapa hal yang dapat gw garis bawahi dalam pelaksanaan monitoring dan evaluasi rehabilitasi ekosistem mangrove melalui metode ini. yang pertama adalah kualitas hasil monitoring dan evaluasi.

kualitas hasil monitoring dan evaluasi dibagi menjadi dua, yaitu dengan kualitas tinggi dan dengan kualitas rendah. hasil monitoring dan evaluasi dengan kualitas tinggi dilandaskan pada data kuantitatif data diukur secara akurat dengan tingkat kepercayaan yang terukur, sementara itu monitoring dan evaluasi metode EMR dengan kualitas rendah biasanya tidak melibatkan pengukuran secara langsung, pengukuran dilakukan melalui data kualitatif menurut pengamatan visual dan verbal tentu saja metode kedua ini lebih sulit diukur tingkat akurasi datanya.

kedua metode monitoring ini sudah tentu menghasilkan data dengan kualitas yang berbeda, data dengan pengukuran dengan tingkat akurasi tinggi akan sulit diintepretasikan apa bila dilanjutkan dengan pengukuran dengan metode kedua, begitupula sebaliknya data dengan kualitas rendah tidak akan cukup untuk menjadi data dasar pengukuran berikutnya apabila pengukuran berikutnya dengan metode pertama.

Pengukuran dengan metode pertama dilakukan untuk mendapatkan hasil dari karakter Biofisik secara lengkap biasanya dilakukan oleh  kalangan akademisi ataupun orang-orang yang telah terlatih dengan baik. sedangkan pengukuran dengan metode kedua biasanya dilakukan secara partisipatori atau bekerjasama dengan masyarakat ketika data disandingkan dapat digunakan untuk menilai keberhasilan keseluruhan program rehabilitasi ekosistem mangrove.

Opencart 1.5.5.1 (Tabel user yang hilang)

Kemarin dari pagi hingga malam saya dihubungi oleh seorang kawan, yang mengabarkan bahwa situs e-commerce nya ketika login tidak menampilkan apa-apa alias blank, dari interview dengan teman saya yaitu si pengguna dia mengaku hanya melakukan penggantian password beberapa waktu yang lalu, karena halaman admin sempat tidak bisa diakses.

Investigasi awal situs e-commerce tersebut menggunakan opencart,saya awam dengan opencart, tapi kawan harus dibantu. berbekal berbagai credentials yang dibutuhkan akhirnya selepas subuh saya coba analisis lebih lanjut, dahulu saya pernah membaca pada sebuah manual metode paling efektif dalam penanganan kesalahan adalah dengan membaca error log, ya sistem yang baik seharusnya terdapat error log, pencarian berkas error log, tentu saja harus kita mulai dari berkas konfigurasi, jadi kemudian saya mencari semua berkas yg berhubungan dengan frasa “conf” biasanya di sebuah sistem yang baik berkas tersebut ada di tempat yang mudah di jangkau, misalkan di root directory.

karena opencart adalah sistem yang baik maka saya dapat dengan mudah menemukan berkas konfigurasi dan dari situ memandu saya pada berkas error log. setelah saya buka, saya terkejut karena ada tabel yang hilang, entah operasi apa yang dilakukan kawan saya yang katanya awam ini sehingga sebuah tabel hilang, parahnya yang hilang adalah tabel user ([prefix]_user), tentusaja meskipun kita memiliki Jimat yang paling canggih di mahabarata ataupun Dragon ball kita tetap saja tidak akan bisa masuk halaman admin.

Akhirnya karena opencart baik saya kemudian mengunduh kode sumber sesuai dengan versi yang terpasang di website teman saya. Oh iya salah satu tanda sistem yang baik adalah memperbolehkan diunduh secara bebas ( kalo yang ini, setidaknya baik buat saya  :D ) , dengan keyakinan penuh saya buka berkas instalasi bagian skrip pembuatan database, skripnya biasanya berakhiran sql dan biasanya ada di dalam direktori installasi. buka berkas tersebut dengan teks editor kesukaan kita semua ( vi ) kemudian cari frasa yang terkait dengan pembuatan tabel user, setelah ketemu, masuk kedalam database buat ulang tabel tersebut dengan skrip yang telah ditemukan tersebut.

nah tahap yang paling penting dari semua ini adalah, Inject User dan Password bagi yang ingin mencoba cara hardcore, silahkan buka direktori installasi bagian model, temukan skrip disana mengenai pembuatan user dan hashing password niscaya kita akan pusing. karena opencart baik saya juga harus menularkan kebaikan dong, untuk itu silahkan masukkan dalam database user_id = 1 , user_group_id=1 , user = kakaganteng , password = 5f4dcc3b5aa765d61d8327deb882cf99 , status = 1 , date = [isi kan tanggal sekarang biar ga repot] kemudian simpan.

nah sekarang silahkan login melalui halaman admin dengan username = kakaganteng dan password = password , Tamat.

Happy Hacking ;)

EMR (Ecological Mangrove Restoration)

Gw baru kenal istilah ini setelah tiba – tiba seseorang mengirimkan email untuk dibantu dibuatkan RAB untuk melaksanakan proses monitoring dan evaluasi, dan isengnya gw ga langsung bikin RAB, istilah EMR yang baru gw dengar mengajak gw buat mencari informasi lebih lanjut tentang apa itu EMR. Karena tentu sebuah proses yang dilakukan dengan metode yang spesifik harus di evaluasi dengan cara spesifik pula supaya kita tidak menilai ikan dengan cara dia memanjat pohon.

EMR menurut gw adalah sebuah seni rehabilitasi ekosistem mangrove, cara yang berlandaskan dengan asas bahwa alam dapat memperbaiki diri mereka dengan sendirinya bahkan tanpa campur tangan manusia. nah yang perlu di ingat dalam EMR ini yang di rehabilitasi adalah ekosistemnya, bukan hanya tanamanya saja sehingga diharapkan setelah proses rehabilitasi selesai kondisi paling ideal dalam ekosistem tersebut akan terbentuk.

jadi jelas sebelum melakukan rehabilitasi dengan metode ini kita harus mengenal ekosistem mangrove terlebih dahulu. ekosistem terbentuk dari habitat populasi yang mendiami satu tempat tertentu. didalamnya ada habitat mangrove itu sendiri, habitat ikan, habitat udang, habitat manusia dan sebagainya. dalam ekosistem tersebut seharusnya terjadi hubungan timbal balik antara anggota ekosistem sehingga kondisi ekosistem tetap seimbang, jika tidak terjadi keseimbangan maka ekosistem tersebut dapat dikatakan rusak.

dalam metode EMR ini rekayasa dilakukan dengan pelibatan populasi manusia dalam ekosistem untuk memperbaiki habitat mangrove, yang pada akhirnya diharapkan habitat – habitat lain akan terbentuk seiring dengan perbaikan pada habitat mangrove. habitat mangrove juga dirancang sedemikian rupa supaya menyerupai kondisi alaminya, antara lain adalah zonasi tanaman berdasarkan salinitas dan pasang surut, penyesuaian areal dengan perilaku tanaman mangrove, dan sebagainya.

habitat manusia dalam ekosistem yang di restorasi pada metode ini berperan besar sebagai kunci kesuksesan pelaksanaan metode ini. sehingga pelibatan masyarakat sekitar sangatlah penting, untuk memastikan interaksi ekologis dalam ekosistem berjalan dengan baik. habitat manusia adalah pengambil manfaat terbesar pada habitat lain disekitarnya dalam sebuah ekosistem, sehingga peran manusia dalam menjaga kelestarian habitat sekitarnya harus lebih besar.